Memprediksi Gempa Menggunakan Ular
Para peneliti di China mengatakan bahwa mereka bisa memprediksi gempa menggunakan ular dengan memperhatikan gerak - gerik dari ular tersebut. Staf dari kantor biro gempa di Nanning (selatan propisni Guangxi), memonitor peternakan ular selama 24 jam melalui video yang terhubung lewat internet.
Para peneliti disana menyatakan bahwa, ular - ular tersebut dapat mendeteksi gema sejauh 75mil dalam jangka waktu hingga 5 hari sebelum gempa tersebut terjadi. Jiang Weisong, direktur dari biro kegempaan di Nanning mengatakan “Dari segala makhluk hidup yang ada di dunia, mungkin ular adalah makhluk yang paling sensitif terhadap gempa”.
“Ketika gempa bumi akan terjadi, ular akan berpindah dari habitatnya, walaupun di cuaca yang dingin di musim hujan. Jika gempa yang terjadi sangat besar, ular tersebut bahkan melompat ke dinding untuk menyelamatkan diri,” demikian ungkapnya kepada salah satu koran harian di China.
Ia juga menambahkan, ” Dengan meletakkan kamera di sekitar lokasi hunian ular, kita telah menambah kemampuan kita untuk memprediksi gempa. Sistem yang dibuat ini dapat juga dikembangkan untuk tempat - tempat lain di seluruh negara untuk membuat prediksi kita akan gempa lebih presisi.”
The SimplePie template file is not readable by WordPress. Check the
tp gimana kita bisa melihatnya…wong pada saat gempa listrik langsung mati dengan begitu cepat [ bareng ma gempa ]..
Sempat kok melihatnya.. Kan disebutkan di atas kalo ular itu “dapat mendeteksi gema sejauh 75mil dalam jangka waktu hingga 5 hari sebelum gempa tersebut terjadi”. Jadi kalo selama 5 hari itu listrik gak mati, ya bisa dilihat tingkah laku ularnya..
Ini adalah bahasa Allam.
Ular mengetahui akan terjadi gempa tersebut dari Allah. Namun berita ini tidak disampaikan Allah kepada Manusia. Ini tidak hanya terjadi pada ular. Burung-burung yang tinggal di dekat gunung berapi aktif, apabila akan terjadi letusan atau semburan panas, maka burung-burung biasanya berpindah tempat sebelum tanda-tanda tersebut terdeteksi oleh manusia, bahkan dengan peralatan yang sangat canggih sekalipun.
Apakah burung punya alat pendeteksi gunung yang mau meletus? Atau apakah ular mempunyai alat pendeteksi akan terjadinya gempa? Kan hanya Allah yang maha tahu. Setahu saya burung dan ular tidak pernah kuliah di jurusan geologi. Kalaupun iya, siapa profesor yang ngajar mereka ya?
ko fotonya ga ada yach….
Gara-gara ular, pernah terjadi kehebohan di suatu desa. Sejak gempa jogja 27 mei 2006 lalu, di sebuah desa X berkeliaran banyak ular di halaman rumah mereka. Akibatnya sesepuh desa memerintahkan untuk memasak sayur asam 7 macam untuk menolak bala tersebut. Ada juga yang menyuruh untuk menaruh sesajen di atas pintu rumah hingga berhari-hari.
Tapi Alhamdulillah dengan ijin Allah gempa itu tidak terjadi.
So… ular tidak sepenuhnya berperan sebagai penanda gejala terjadinya gempa, bisa saja ular itu hanya rekreasi sebentar, he..he 2x